Contoh
Perpustakaan Khusus Luar Negeri
1. Royal Portuguese Reading Room, Rio de Janeiro, Brazil
Ini adalah
perpustakaan yang terletak di Jalan Luís de Camões, nomor 30, di pusat kota Rio
De Janeiro, Brasil. Perpustakaan ini dibuka untuk umum sejak tahun 1900 yang
memiliki koleksi terbesar karya Portugis di luar Portugal. Di antara 350.000
volume, baik nasional maupun asing, adalah karya langka seperti salinan " princeps
" edisi Os Lusiadas dari Camões (1572), Penahbisan D. Manuel
(1521), Capitolos de Cortes dan Leys (1539) ), Verdadeira informasçam
das terras do Preste Joam, segundo vio e escreveo ho padre Francisco Alvarez
(1540), bahkan sebuah manuskrip komedi " Tu, so, puro amor "
oleh Machado de Assis , dan banyak lainnya.
Ada juga
koleksi lukisan penting karya Jose Malhoa , Carlos Reis, Oswaldo Teixeira,
Eduardo Malta dan Henrique Medina. Setiap hari, ia menerima rata-rata seratus
lima puluh pengunjung.
Perpustakaan ini juga menerbitkan majalah Convergência Lusíada dan mempromosikan kursus tentang Sastra, Bahasa Portugis, Sejarah, Antropologi dan Seni yang ditujukan untuk mahasiswa. Pada Juli 2014, perpustakaan ini terdaftar di tempat ke-4 di antara 20 perpustakaan paling indah di dunia menurut majalah Time. Publikasi ini menyoroti sejarah, arsitektur, dan koleksi karya lusophone yang kaya.
2. The Library of Muyinga, Burundi, Afrika
The Library of Muyinga merupakan bangunan pertama dalam proyek pembuatan sekolah bagi anak-anak tunarungu. Dengan menggunakan template yang disediakan oleh jaringan Open Structures, BC Architects mengembangkan dan mengadaptasi desain untuk memenuhi kebutuhan anak-anak tersebut. Perusahaan ini juga menambahkan koridor yang lazim tersedia di rumah-rumah Burundi. Tentu saja, perpustakaan ini tidak hanya berisi lorong-lorong.
Perpustakaan ini juga berisi buku-buku dan tempat yang nyaman untuk membaca. Berbagai tempat bisa dijadikan sebagai tempat membaca. Bahkan, perpustakaan ini pun memiliki jaring-jaring yang bisa digunakan anak-anak untuk membaca sembari bersantai.
3. Perpustakaan Pantai, Sidney, Australia
Pada 2010, IKEA, perusahaan multinasional yang merancang dan menjajakan perkakas siap-pasang, membangun rak buku luar-ruang terpanjang di dunia di Pantai Bondi dekat Sydney, Australia. Rak-rak itu dipenuhi dengan sekitar 6.000 buku.
4. Perpustakaan Geografi Haram Suci Razavi, Iran
Perpustakaan
pusat Haram Suci Razavi memiliki lebih dari 1,3 juta naskah cetakan di berbagi
tema, sekitar 40 ribu naskah buku litografi, 78 ribu naskah buku dan sumber
tulisan tangan, lebih dari 70 ribu jilid buku asing dalam 69 bahasa dunia,
sekitar tujuh juta lembar dokumen sejarah, satu juta buku dalam bahasa Persia
dan asing dan penerbitan triwulanan khusus, jurnal ilmiah, riset “Memiliki Buku
dan Menginformasikan” dan lebih dari 120 ribu anggota dan dengan luas bangunan
28.800 meter, sebagai salah satu perpustakaan dan pusat dokumen Iran dan dunia
yang terkaya, terbesar dan salah satu yang paling kredibel.
Perpustakaan-perpustakaan yang berada di bawah Haram Suci Razavi saat ini lebih dari 40 perpustakaan di tingkat nasional dan satu perpustakaan di India berada di bawah naungan Lembaga Perpustakaan, Museum dan Pusat Dokumen Haram Suci Razavi. Perpustakaan-perpustakaan ini secara keseluruhan menyimpan lebih dari 1,2 juta buku cetakan dan sekitar 21 ribu naskah buku tulisan tangan, dan memberikan pelayanan kepada lebih dari 160 ribu anggota.
5. Airport
Library, Amsterdam, Belanda
Merupakan fasilitas yang pertama kali di dunia di Bandara Internasional Schiphol ini yaitu perpustakaan multimedia permanen. Inisiatif mendirikan perpustakaan datang dari organisasi ProBiblio dan didukung oleh Departemen Pendidikan, Kebudayaan dan Pengetahuan Belanda.
Ketua proyek Dick van Tol dari ProBiblio, menyatakan banyak hal bisa ditemukan di perpustakaan bandara ini. Perpustakaan ini akan menjadi perpustakaan multimedia dengan berbagai aspek budaya Belanda. Bukan hanya kesusastraan yang bisa ditemukan di sini, tetapi film dan musik juga tersedia. Untuk memuaskan pengunjung, tersedia ruangan khusus untuk mengunduh di perpustakaan.
m
1. Royal Portuguese Reading Room, Rio de Janeiro, Brazil
Ini adalah
perpustakaan yang terletak di Jalan Luís de Camões, nomor 30, di pusat kota Rio
De Janeiro, Brasil. Perpustakaan ini dibuka untuk umum sejak tahun 1900 yang
memiliki koleksi terbesar karya Portugis di luar Portugal. Di antara 350.000
volume, baik nasional maupun asing, adalah karya langka seperti salinan " princeps
" edisi Os Lusiadas dari Camões (1572), Penahbisan D. Manuel
(1521), Capitolos de Cortes dan Leys (1539) ), Verdadeira informasçam
das terras do Preste Joam, segundo vio e escreveo ho padre Francisco Alvarez
(1540), bahkan sebuah manuskrip komedi " Tu, so, puro amor "
oleh Machado de Assis , dan banyak lainnya.
Ada juga
koleksi lukisan penting karya Jose Malhoa , Carlos Reis, Oswaldo Teixeira,
Eduardo Malta dan Henrique Medina. Setiap hari, ia menerima rata-rata seratus
lima puluh pengunjung. Perpustakaan ini juga menerbitkan majalah Convergência Lusíada dan mempromosikan kursus tentang Sastra, Bahasa Portugis, Sejarah, Antropologi dan Seni yang ditujukan untuk mahasiswa. Pada Juli 2014, perpustakaan ini terdaftar di tempat ke-4 di antara 20 perpustakaan paling indah di dunia menurut majalah Time. Publikasi ini menyoroti sejarah, arsitektur, dan koleksi karya lusophone yang kaya.
2. The Library of Muyinga, Burundi, Afrika
The Library of Muyinga merupakan bangunan pertama dalam proyek pembuatan sekolah bagi anak-anak tunarungu. Dengan menggunakan template yang disediakan oleh jaringan Open Structures, BC Architects mengembangkan dan mengadaptasi desain untuk memenuhi kebutuhan anak-anak tersebut. Perusahaan ini juga menambahkan koridor yang lazim tersedia di rumah-rumah Burundi. Tentu saja, perpustakaan ini tidak hanya berisi lorong-lorong.
Perpustakaan ini juga berisi buku-buku dan tempat yang nyaman untuk membaca. Berbagai tempat bisa dijadikan sebagai tempat membaca. Bahkan, perpustakaan ini pun memiliki jaring-jaring yang bisa digunakan anak-anak untuk membaca sembari bersantai.
3. Perpustakaan Pantai, Sidney, Australia
Pada 2010, IKEA, perusahaan multinasional yang merancang dan menjajakan perkakas siap-pasang, membangun rak buku luar-ruang terpanjang di dunia di Pantai Bondi dekat Sydney, Australia. Rak-rak itu dipenuhi dengan sekitar 6.000 buku.
4. Perpustakaan Geografi Haram Suci Razavi, Iran
Perpustakaan
pusat Haram Suci Razavi memiliki lebih dari 1,3 juta naskah cetakan di berbagi
tema, sekitar 40 ribu naskah buku litografi, 78 ribu naskah buku dan sumber
tulisan tangan, lebih dari 70 ribu jilid buku asing dalam 69 bahasa dunia,
sekitar tujuh juta lembar dokumen sejarah, satu juta buku dalam bahasa Persia
dan asing dan penerbitan triwulanan khusus, jurnal ilmiah, riset “Memiliki Buku
dan Menginformasikan” dan lebih dari 120 ribu anggota dan dengan luas bangunan
28.800 meter, sebagai salah satu perpustakaan dan pusat dokumen Iran dan dunia
yang terkaya, terbesar dan salah satu yang paling kredibel. Perpustakaan-perpustakaan yang berada di bawah Haram Suci Razavi saat ini lebih dari 40 perpustakaan di tingkat nasional dan satu perpustakaan di India berada di bawah naungan Lembaga Perpustakaan, Museum dan Pusat Dokumen Haram Suci Razavi. Perpustakaan-perpustakaan ini secara keseluruhan menyimpan lebih dari 1,2 juta buku cetakan dan sekitar 21 ribu naskah buku tulisan tangan, dan memberikan pelayanan kepada lebih dari 160 ribu anggota.
Merupakan fasilitas yang pertama kali di dunia di Bandara Internasional Schiphol ini yaitu perpustakaan multimedia permanen. Inisiatif mendirikan perpustakaan datang dari organisasi ProBiblio dan didukung oleh Departemen Pendidikan, Kebudayaan dan Pengetahuan Belanda.
Ketua proyek Dick van Tol dari ProBiblio, menyatakan banyak hal bisa ditemukan di perpustakaan bandara ini. Perpustakaan ini akan menjadi perpustakaan multimedia dengan berbagai aspek budaya Belanda. Bukan hanya kesusastraan yang bisa ditemukan di sini, tetapi film dan musik juga tersedia. Untuk memuaskan pengunjung, tersedia ruangan khusus untuk mengunduh di perpustakaan.
m



Komentar
Posting Komentar